Mahasiswa UMMAT Demo Menuntut Perubahan

Mataram – Ratusan mahasiswa UMMAT (Universitas Muhammadiyah Mataram) yang didominasi mahasiswa FKIP hari ini melakukan aksi demonstrasi di area kampus Muhammadiyah – Pagesangan Mataram menuntut berbagai perubahan pada lingkup perguruan tinggi swasta terbesari di Nusa Tenggara Barat tersebut. Aksi dimotori oleh BEM dan IMM UMMAT. Perubahan yang dituntut mahasiswa tidak hanya terkait pengelolaan perguruan tinggi, kegiatan pembelajaran dan masalah fisik (infrastruktur), tetapi juga yang terkait dengan bagaimana perguruan tinggi menyikapi dan mendampingi mahasiswa menjelang akhir studi.

Pengelolaan perguruan tinggi yang dominan disorot adalah terkait biaya kuliah, fasilitas pembelajaran dan juga infrastruktur kampus yang dinilai sudah layak untuk diperbaharui. Gedung perkuliahan UMMAT terutama di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sudah dinilai tidak layak untuk mengokomodi aktivitas pembelajaran. Selain itu, kehadiran dosen dalam pembelajaran di kelas juga turut menjadi sorotan mahasiswa. Mahasiswa menuntut keaktifan dosen dalam pembelajaran sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah seorang peserta demonstrasi, tuntutan yang disuarakan sebenarnya sudah disampaikan beberapa kali, akan tetapi pihak UMMAT tidak memberikan respon sesuai yang diharapkan. Sehingga memutuskan untuk melakukan aksi demonstrasi hari ini. Sementara itu, salah seorang pegawai pada lingkup UMMAT menyampaikan bahwa sesungguhnya demonstrasi yang dilakukan hari ini merupakan kamuflase atas tidak diakomodirnya kepentingan salah seorang mahasiswa yang terancam DO (drop out) pada salah satu program Studi di UMMAT. Permasalahan mahasiswa yang dimaksud dinilainya agak pelik, tanpa menjelaskan lebih lanjut masalah apa yang dihadapi oleh mahasiswa tersebut.

Massa Aksi Demonstrasi di FKIP Universitas Muhammadiyah Mataram

Di sisi lain, beberapa mahasiswa yang hadir dalam aksi demonstrasi menyampaikan tidak tahu apa-apa dan tidak paham tuntutan apa yang disampaikan oleh massa demosntrasi. Mereka hanya diminta keluar dari ruangan kelas yang kemudian dikunci (gembok) oleh para aktivis dan digiring ke area demonstrasi. Hal ini berimbas pada tidak adanya perkuliahan pada hari ini di Kampus UMMAT khususnya pada FKIP.

Ketua BEM menyampaikan bahwa mereka akan melakukan aksi sampai jam 12.00 WITA dan setelahnya menuntut agar diterima untuk hearring dengan dihadiri oleh seluruh KAPRODI di lingkup FKIP dan perwakilan 3 orang dosen dari masing-masing program studi. Jika tuntutan ini tidak dipenuhi maka massa demonstrasi akan melanjutkan aksi hingga 24 jam ke depan.

&&&

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *