Nyanyian Jiwa

Puisi By Ichaq Rasyid

Kadang, ini tentang nyanyian jiwa
Tidak jarang dibilang hanya gambar semata
Selalu begitu, ketika hati membentur mata
Nyanyian jiwa atau gambar tak penting
Bagaimana perasaan merawat jiwa intinya

Lalu, untuk apa diperdebatkan
Jika hanya rupa semata
Toh, raga enggan beranjak ke ruang hampa
Tempat hati dan jiwa mengadu mulut
Adduuhhhh, sayang

Lantas, kenapa disesali
Jika hati berhasil menggoda setia
Jiwa jiwa telah sukses merayu rupa
Nikmati janji dengan setia
Hingga taqdir membawa serta yang semoga

Tetapi, jika angan masih tertawan ingin
Kunjungi kebun subur bertanam perdu
Di situ pun ‘kan kau temui daun luruh merindu
Jatuh bersujud ke akar dahan, tak berdaya
Menikmati nyanyian jiwa yang sunyi

Taman Puri, 25 Januari 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *